Surat An Naba´ terdiri atas 40 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyah, diturunkan sesudah surat Al Ma´aarij.
Dinamai An Naba´ (berita besar) diambil dari perkataan An Naba´ yang terdapat pada ayat 2 surat ini. Dinamai juga Amma yatasaa aluun diambil dari perkataan Amma yatasaa aluun yang terdapat pada ayat 1 surat ini.
عَمَّ يَتَسَاۤءَلُوْنَۚ
Terjemahan: Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya?
Transliterasi: 'amma yatasaa-aluuna
عَنِ النَّبَاِ الْعَظِيْمِۙ
Terjemahan: Tentang berita yang besar (hari kebangkitan),
Transliterasi: 'ani alnnaba-i al'azhiimi
الَّذِيْ هُمْ فِيْهِ مُخْتَلِفُوْنَۗ
Terjemahan: yang dalam hal itu mereka berselisih.
Transliterasi: alladzii hum fiihi mukhtalifuuna
كَلَّا سَيَعْلَمُوْنَۙ
Terjemahan: Tidak! Kelak mereka akan mengetahui,
Transliterasi: kallaa saya'lamuuna
ثُمَّ كَلَّا سَيَعْلَمُوْنَ
Terjemahan: sekali lagi tidak! Kelak mereka akan mengetahui.
Transliterasi: tsumma kallaa saya'lamuuna
اَلَمْ نَجْعَلِ الْاَرْضَ مِهٰدًاۙ
Terjemahan: Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai hamparan,
Transliterasi: alam naj'ali al-ardha mihaadaan
وَّالْجِبَالَ اَوْتَادًاۖ
Terjemahan: dan gunung-gunung sebagai pasak?
Transliterasi: waaljibaala awtaadaan
وَّخَلَقْنٰكُمْ اَزْوَاجًاۙ
Terjemahan: Dan Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan,
Transliterasi: wakhalaqnaakum azwaajaan
وَّجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَاتًاۙ
Terjemahan: dan Kami menjadikan tidurmu untuk istirahat,
Transliterasi: waja'alnaa nawmakum subaataan
وَّجَعَلْنَا الَّيْلَ لِبَاسًاۙ
Terjemahan: dan Kami menjadikan malam sebagai pakaian,
Transliterasi: waja'alnaa allayla libaasaan
وَّجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًاۚ
Terjemahan: dan Kami menjadikan siang untuk mencari penghidupan,
Transliterasi: waja'alnaa alnnahaara ma'aasyaan
وَبَنَيْنَا فَوْقَكُمْ سَبْعًا شِدَادًاۙ
Terjemahan: dan Kami membangun di atas kamu tujuh (langit) yang kokoh,
Transliterasi: wabanaynaa fawqakum sab'an syidaadaan
وَّجَعَلْنَا سِرَاجًا وَّهَّاجًاۖ
Terjemahan: dan Kami menjadikan pelita yang terang-benderang (matahari),
Transliterasi: waja'alnaa siraajan wahhaajaan
وَّاَنْزَلْنَا مِنَ الْمُعْصِرٰتِ مَاۤءً ثَجَّاجًاۙ
Terjemahan: dan Kami turunkan dari awan, air hujan yang tercurah dengan hebatnya,
Transliterasi: wa-anzalnaa mina almu'shiraati maa-an tsajjaajaan
لِّنُخْرِجَ بِهٖ حَبًّا وَّنَبَاتًاۙ
Terjemahan: untuk Kami tumbuhkan dengan air itu biji-bijian dan tanam-tanaman,
Transliterasi: linukhrija bihi habban wanabaataan
وَّجَنّٰتٍ اَلْفَافًاۗ
Terjemahan: dan kebun-kebun yang rindang.
Transliterasi: wajannaatin alfaafaan
اِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ كَانَ مِيْقَاتًاۙ
Terjemahan: Sungguh, hari keputusan adalah suatu waktu yang telah ditetapkan,
Transliterasi: inna yawma alfashli kaana miiqaataan
يَّوْمَ يُنْفَخُ فِى الصُّوْرِ فَتَأْتُوْنَ اَفْوَاجًاۙ
Terjemahan: (yaitu) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong,
Transliterasi: yawma yunfakhu fii alshshuuri fata/tuuna afwaajaan
وَّفُتِحَتِ السَّمَاۤءُ فَكَانَتْ اَبْوَابًاۙ
Terjemahan: dan langit pun dibukalah, maka terdapatlah beberapa pintu,
Transliterasi: wafutihati alssamaau fakaanat abwaabaan
وَّسُيِّرَتِ الْجِبَالُ فَكَانَتْ سَرَابًاۗ
Terjemahan: dan gunung-gunung pun dijalankan sehingga menjadi fatamorgana.
Transliterasi: wasuyyirati aljibaalu fakaanat saraabaan
اِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًاۙ
Terjemahan: Sungguh, (neraka) Jahanam itu (sebagai) tempat mengintai (bagi penjaga yang mengawasi isi neraka),
Transliterasi: inna jahannama kaanat mirshaadaan
لِّلطّٰغِيْنَ مَاٰبًاۙ
Terjemahan: menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas.
Transliterasi: lilththaaghiina maaabaan
لّٰبِثِيْنَ فِيْهَآ اَحْقَابًاۚ
Terjemahan: Mereka tinggal di sana dalam masa yang lama,
Transliterasi: laabitsiina fiihaa ahqaabaan
لَا يَذُوْقُوْنَ فِيْهَا بَرْدًا وَّلَا شَرَابًاۙ
Terjemahan: mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman,
Transliterasi: laa yadzuuquuna fiihaa bardan walaa syaraabaan
اِلَّا حَمِيْمًا وَّغَسَّاقًاۙ
Terjemahan: selain air yang mendidih dan nanah,
Transliterasi: illaa hamiiman waghassaaqaan
جَزَاۤءً وِّفَاقًاۗ
Terjemahan: sebagai pembalasan yang setimpal.
Transliterasi: jazaa-an wifaaqaan
اِنَّهُمْ كَانُوْا لَا يَرْجُوْنَ حِسَابًاۙ
Terjemahan: Sesungguhnya dahulu mereka tidak pernah mengharapkan perhitungan.
Transliterasi: innahum kaanuu laa yarjuuna hisaabaan
وَّكَذَّبُوْا بِاٰيٰتِنَا كِذَّابًاۗ
Terjemahan: Dan mereka benar-benar mendustakan ayat-ayat Kami.
Transliterasi: wakadzdzabuu bi-aayaatinaa kidzdzaabaan
وَكُلَّ شَيْءٍ اَحْصَيْنٰهُ كِتٰبًاۙ
Terjemahan: Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu Kitab (buku catatan amalan manusia).
Transliterasi: wakulla syay-in ahsaynaahu kitaabaan
فَذُوْقُوْا فَلَنْ نَّزِيْدَكُمْ اِلَّا عَذَابًا ࣖ
Terjemahan: Maka karena itu rasakanlah! Maka tidak ada yang akan Kami tambahkan kepadamu selain azab.
Transliterasi: fadzuuquu falan naziidakum illaa 'adzaabaan
اِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ مَفَازًاۙ
Terjemahan: Sungguh, orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan,
Transliterasi: inna lilmuttaqiina mafaazaan
حَدَاۤىِٕقَ وَاَعْنَابًاۙ
Terjemahan: (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur,
Transliterasi: hadaa-iqa wa-a'naabaan
وَّكَوَاعِبَ اَتْرَابًاۙ
Terjemahan: dan gadis-gadis montok yang sebaya,
Transliterasi: wakawaa'iba atraabaan
وَّكَأْسًا دِهَاقًاۗ
Terjemahan: dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).
Transliterasi: waka/san dihaaqaan
لَا يَسْمَعُوْنَ فِيْهَا لَغْوًا وَّلَا كِذَّابًا
Terjemahan: Di sana mereka tidak mendengar percakapan yang sia-sia maupun (perkataan) dusta.
Transliterasi: laa yasma'uuna fiihaa laghwan walaa kidzdzaabaan
جَزَاۤءً مِّنْ رَّبِّكَ عَطَاۤءً حِسَابًاۙ
Terjemahan: Sebagai balasan dan pemberian yang cukup banyak dari Tuhanmu,
Transliterasi: jazaa-an min rabbika 'athaa-an hisaabaan
رَّبِّ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الرَّحْمٰنِ لَا يَمْلِكُوْنَ مِنْهُ خِطَابًاۚ
Terjemahan: Tuhan (yang memelihara) langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya; Yang Maha Pengasih, mereka tidak mampu berbicara dengan Dia.
Transliterasi: rabbi alssamaawaati waal-ardhi wamaa baynahumaa alrrahmaani laa yamlikuuna minhu khithaabaan
يَوْمَ يَقُوْمُ الرُّوْحُ وَالْمَلٰۤىِٕكَةُ صَفًّاۙ لَّا يَتَكَلَّمُوْنَ اِلَّا مَنْ اَذِنَ لَهُ الرَّحْمٰنُ وَقَالَ صَوَابًا
Terjemahan: Pada hari, ketika ruh dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata, kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pengasih dan dia hanya mengatakan yang benar.
Transliterasi: yawma yaquumu alrruuhu waalmalaa-ikatu shaffan laa yatakallamuuna illaa man adzina lahu alrrahmaanu waqaala shawaabaan
ذٰلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّۚ فَمَنْ شَاۤءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ مَاٰبًا
Terjemahan: Itulah hari yang pasti terjadi. Maka barang siapa menghendaki, niscaya dia menempuh jalan kembali kepada Tuhannya.
Transliterasi: dzaalika alyawmu alhaqqu faman syaa-a ittakhadza ilaa rabbihi maaabaan
اِنَّآ اَنْذَرْنٰكُمْ عَذَابًا قَرِيْبًا ەۙ يَّوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُوْلُ الْكٰفِرُ يٰلَيْتَنِيْ كُنْتُ تُرَابًا ࣖ
Terjemahan: Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (orang kafir) azab yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata, “Alangkah baiknya seandainya dahulu aku jadi tanah.”
Transliterasi: innaa andzarnaakum 'adzaaban qariiban yawma yanzhuru almaru maa qaddamat yadaahu wayaquulu alkaafiru yaa laytanii kuntu turaabaan